Faktor Penyebab Insomnia

Faktor Penyebab Insomnia – Secara umum orang menyebut insomnia sebagai gangguan tidur berupa sulit tidur. Definisi insomnia, ialah persepsi yang tidak adekuat tentang kualitas dan kuantitas tidur, dengan akibat yang terkait disiang hari. Hal yang harus diketahui adalah baga9imana mencari faktor penyebab insomnia.

 Faktor Penyebab Insomnia

Faktor Penyebab Insomnia

GEJALA INSOMNIA

Keluhan yang paling jelas dikemukakan antara lain :

  •  Sulit memulai tidur
  •  Sering terbangun dari tidur
  •  Sulit tidur lagi, setelah terbangun dimalam hari
  • Cepat bangun dipagi hari.

Sesuai definisi, gejala yang terjadi dari faktor penyebab insomnia tersebut harus berhubungan dengan gangguan di siang hari, misalnya keletihan, konsentrasi maupun memori terganggu, dan sebagainya. Namun hormone melatonin yang turun, antara lain karena  radiasi elektromagnetik, juga dapat  menimbulkan gangguan ini.

Diagnosis banding faktor penyebab insomnia mencakup gangguan neuropsikiatri seperti depresi, ansietas, demensia, juga penyalahgunaan obat, maupun gangguan irama sirkadian. Sedangkan salah satu penyebab gangguan irama sirkadian yang menyebabkan orang sukar tidur adalah radiasi elektromagnetik. Irama sirkadian yang terganggu mengakibatkan seseorang terganggu irama bangun dan tidurnya.

Insomnia memang tidak hanya berkaitan dengan tadiasi eletromagnetik saja. Bahkan gangguan tidur ini sangat umum dijumpai pada mereka yang menderita suatu penyakit. Sulit tidur dapat berkaitan dengan  rasa nyeri, napas pendek, efek samping obat. Penderita yang mengalami nyeri kronis juga sering mengalami kesulitan dalam mempertahankan keadaan tidur. Pendek napas atau sesak nafas di malam hari bahkan menjadi penyebab yang sering dari gangguan tidur.

Berkaitan dengan insomnia, gangguan tidur yang kadang-kadang dapat dijumpai adalah Restless Legs Syndrome (RLS) atau Sindrom Tungkai Gelisah. Pravalensi kelainan ini tidak diketahui, karena sebagian besar tidak terdiagnosis oleh dokter. Namun di-perkirakan sebagian 5% dari populasi umum. Empat gejala dalam RLS adalah sebagai berikut :

  • Gangguan sensorik pada anggota
  • Kegelisahan motorik pada anggota bawah
  • Gangguan lebih buruk waktu istirahat
  • Gejala lebih buruk pada malam hari.

Pertama penderita merasa adanya gangguan sensorik pada anggota bawah, yang dapat berupa rasa nyeri atau rasa ada sesuatu yang menjalar, seperti semut berjalan. Kedua, keluhan  motorik umum, berupa penderita  merasa kurang nyaman pada tungkainya. Ia merasa gelisah ditungkainya, misalnya perlu bergerak, berjalan, atau bangkit dan jalan berkeliling. Ketiga, gejala motorik dan sensorik ini lebih buruk jika orang yang bersangkutan beristirahat. Keempat, keluhan ini lebih buruk dimalam hari. Secara umum, penderita RLS mengeluh tidak dapat tidur, karena rasa tidak enak papda tungkai, atau perlu bangkit dan jalan dan tidak berbaring ditempat tidur.

MENGATASI INSOMNIA

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gangguan tidur insomnia ini adalah tidur yang sehat. Tidur yang sehat adalah membangun kebiasaan tidur yang baik. Caranya, pergi tidur pada waktu yang sama setiap malam dan bangun pagi pada jam yang sama pula, apapun dan bagaimanapun kondisinya. Hal ini, hindari tidur pada siang hari, tidak mengonsumsi lafein dan nikotin, serta menghindari alcohol.

Cara mengobati insomnia yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan memenuhi asupan makanan yang mengandung magnesium dan kalsium. Makanan jenis ini sangat penting untuk dipenuhi kebutuhannya di dalam tubuh. Karena jika tubuh kurang mengonsumsi jenis makanan ini maka akan membuat tidur menjadi kurang nyenyak. Selain itu, magnesium bisa membantu untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks dan juga membuat otot tidak tegang dan kalsium yang mempunyai efek baik untuk membantu menenangkan pikiran.

Kedua zat ini bisa diperoleh dari salah satunya adalah produk susu. Karbohidrat yang kompleks yantg ada di dalam makanan seperti roti akan membantu memacu proses pengeluaran serotin yang bisa merangsang rasa ngantuk. Serotonin juga bisa dipicu oleh asam amino triptofan yang ada di dalam susu, dan selain itu juga kandungan triptofan ini bisa memicu proses pengeluaran hormon melatonin yang memberikan perintah pada tubuh untuk beristirahat. Hormon ini akan dikeluarkan disaat meredupnya sinar matahari.

Selain itu, cara menyembuhkan insomnia adalah dengan melakukan tips dibawah ini :

  1. Berbaringlah diatas tempat tidur disaat Anda benar-benar ingin tidur. Namun usahakan sebaiknya pada waktu yang sama disaat Anda akan pergi tidur.
  2. Sebaiknya jangan menggunakan ranjang untuk melakukan kegiatan lain selain tidur dan berhubungan seksual. Aktivitas lain seperti membaca, menonton televisi, maka dan juga telepon. Dan kebiasaan seperti ini malah akan menjadi penyebab insomnia.
  3. Memasang alarm agar selalu bangun dalam waktu yang sama dan tanpa memandang lama waktu untuk tidur di malam hari.
  4. Mengusahakan untuk tidak tidur siang terlalu lama
  5. Jangan minum alkohol, minuman yang mengandung kafein, dan juga nikotin. Karena zat jenis ini malah akan membuat Anda menjadi gelisah
  6. Jangan mengonsumsi minuman seperti kopi dan juga obat-obatan jenis tertentu yang malah memicu terjadinya insomnia.

 Faktor Penyebab Insomnia


=====================================

>>> Kapsul Herbal Susah Tidur Untuk Mengatasi Insomnia, Membantu Mengatasi Gejala Susah Tidur Sekaligus Mengatur Pola Tidur Yang Berkualitas, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Insomnia and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *